Bataksemende’s Blog

sebaik-baik orang adalah orang yang selalu berusaha

tiga pola prosedur didaktis

1. Latar Belakang
Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang diberikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai tingkat sekolah menengah. Adapun tujuan dari pembelajaran matematika di jenjang-jenjang sekolah ini adalah untuk membentuk kemampuan pada diri siswa yang tercermin melalui kemampuan berpikir kritis, logis, sistematis, dan memiliki sifat obyektif, jujur, dan disiplin dalam memecahkan suatu permasalahan baik dalam bidang matematika, bidang lain, maupun dalam kehidupan sehari-hari (Widdiharto, 2004:1). Untuk itu, guru diharapkan aktif dan kreatif dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar sehingga siswa mampu menguasai materi dengan baik.
Namun kenyataannya, pada proses pembelajaran matematika banyak terdapat permasalahan, salah satunya yang paling mendasar yaitu kesulitan siswa dalam belajar matematika itu sendiri. Permasalahan tersebut di atas tentu saja disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya yakni kurangnya motivasi belajar siswa, kurangnya sarana dan prasarana, dan kurang tepatnya penggunaan model, motode, serta strategi pembelajaran oleh guru. Hal tersebut tentu saja berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran serta hasil belajar matematika siswa.
Dilihat dari konteks hasil belajar matematika siswa, maka guru perlu memperhatikan pola prosedur didaktis dalam proses pembelajaran matematika. Menurut Winkell ( ) prosedur didaktis adalah cara-cara mengatur kegiatan siswa. Kegiatan siswa yang dimaksud di sini yaitu suatu aktivitas yang dilakukan siswa untuk menerima, mengembangkan, dan mersepon materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru.
SMP Sriguna Palembang merupakan SMP yang berstatus swasta di Kota Palembang yang terdiri dari 8 kelas VII, 8 kelas VIII, dan 6 kelas IX dengan jumlah siswa keseluruhan sebanyak. Berdasarkan wawancara penulis dengan guru mata pelajaran matematika di SMP Sriguna Palembang, didapat informasi bahwa permasalahan dalam proses pembelajaran matematika di SMP Sriguna Palembang salah diantaranya yaitu kesulitan guru dalam memilih strategi pembelajaran yang tepat yakni sesuai dengan prinsif perbedaan individual siswa. permasalahan lainnya yaitu kurangnya minat belajar siswa serta rasa percaya diri siswa sehingga materi pembelajaran sulit untuk dikuasai.
Di SMP Sriguna Palembang, penguasaan siswa pada pelajaran matematika masih rendah, dengan kata lain tolak ukur ketuntasan belajar siswa yaitu 65% belum tercapai.
Untuk mengatasi permasalahan di atas, maka perlu kiranya diterapkan suatu strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perbedaan individual siswa serta mampu membuat siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran matematika. Menurut ….. strategi yang tepat dalam pengelolaan pembelajaran yaitu strategi tiga pola prosedur didaktis. Strategi tiga pola prosedur didaktis adalah suatu strategi pembelajaran yang didalamnya berisi tiga komponen yakni bimbingan guru, tutor sebaya, dan mandiri. Ketiga komponen ini sangat penting dalam proses pembelajaran matematika karena sesuai dengan cara belajar siswa untuk memperoleh pengetahuan yang baru.
Bertolak dari uraian-uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian tentang “PENERAPAN STRATEGI TIGA POLA PROSEDUR DIDAKTIS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI POKOK LINGKARAN DI KELAS VIII SMP SRIGUNA PALEMBANG”

7 April 2010 Posted by | jeme semende | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.